Tentang Mimpi

Mungkin aku ada, mungkin pula tidak. Apa bedanya bila aku ada, namun tak seorangpun mengetahui dengan aku tak ada, namun semua orang mencari? Yang pasti, aku punya mimpi. Semua orang punya mimpi. Entah dalam tidur ataupun jaga. Namun mimpi adalah sesuatu yang tak terlihat. Hanya pemilik mimpi itu yang tahu. Karena itu, lewat blog ini, aku ingin mencoba memperlihatkan mimpi yang tak terlihat. Dengan mata, dengan hati dengan rasa...

Name:
Location: Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia

Beberapa orang menyebutku aneh, beberapa lagi mengatakan aku beda, ada juga yang bilang aku sensitif, ada juga yang mengemukakan bahwa aku pemarah, kadang juga mereka bilang aku plin plan, sisanya mengatakan bahwa aku orang baik yang bertanggung jawab. Namun menurutku semua itu tidak benar. Aku adalah aku. Hanya itu.

Wednesday, March 23, 2005

Lamun Pohon Jiwaku

Kadang aku ingin menyayangi,
Namun sayangku telah lama pergi,
Kadang aku ingin mencinta,
Namun cintaku sejak dulu telah sirna,
Lalu,
Perih apa?
Sedih apa?
Sakit apa?
Yang kini sapa sepiku?
Ketika air mata itu basahi pipimu...

Adakah sukaku harus buahkan rasa padamu?
Sekali lagi memeras sari duka,
Dari manis sayang dan cinta...
Yang akhirnya semakin membuatku merana,
Ketika kulihat dirimu bahagia bersamanya,

Mestikah baikku berbiji pamrih?
Berharap kau temukan bisik hatiku,
Di sela dedaunan menyembunyikannya darimu...

Di balik bayang-bayang resahku,
Ku nanti sapamu,
Maka biarkan sejenak ku peluk engkau,
Tenangkan jiwamu yang meranggas,
Lantunkan senandung sunyiku,
Sebelum kau kembali terbang bebas,
Tinggalkan genggamku,
Kosong tanpamu...

4 Comments:

Blogger zee said...

eui eui neng ciel jangan nangis atuh kok bisa sih bikin puisi seperti ini pdhl masih jomlo bingung aku

7:32 PM  
Blogger Arciel said...

Gak nangis kok, cuma meratap, hehehe...
Masih jomblo bukan berarti gak pernah merasa suka sama orang lain, dong.
Tapi mungkin juga ini saya buat untuk mewakili perasaan teman-teman pecinta kita yang tengah bersedih (mungkin termasuk si Hyper-D, hehehe)

10:19 PM  
Blogger unsaid words! said...

so...kmu nulis puisi itu buat imaginari girlfriend or....klo cewek dikasih puisi ini pasti nggak bisa napas( ya mati dounk!!! hehehehe). well done!!!

3:02 AM  
Blogger Arciel said...

Salam, bukan imajinary girlfriend tapi imajinary boyfriend! Walaupun saya ini boyish, tapi masih cewek kok, hehehe. Tapi mengingat waktu SMP (puisi karya) saya punya beberapa fans cewek, mungkin bisa juga imajinary girlfriend, ya, hehehe...(bercanda)

4:33 AM  

Post a Comment

<< Home