Tentang Mimpi

Mungkin aku ada, mungkin pula tidak. Apa bedanya bila aku ada, namun tak seorangpun mengetahui dengan aku tak ada, namun semua orang mencari? Yang pasti, aku punya mimpi. Semua orang punya mimpi. Entah dalam tidur ataupun jaga. Namun mimpi adalah sesuatu yang tak terlihat. Hanya pemilik mimpi itu yang tahu. Karena itu, lewat blog ini, aku ingin mencoba memperlihatkan mimpi yang tak terlihat. Dengan mata, dengan hati dengan rasa...

Name:
Location: Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia

Beberapa orang menyebutku aneh, beberapa lagi mengatakan aku beda, ada juga yang bilang aku sensitif, ada juga yang mengemukakan bahwa aku pemarah, kadang juga mereka bilang aku plin plan, sisanya mengatakan bahwa aku orang baik yang bertanggung jawab. Namun menurutku semua itu tidak benar. Aku adalah aku. Hanya itu.

Friday, September 16, 2005

Untukmu yang Jauh

Aku menyayangimu,
Sangat.
Setiap kali kau tersenyum,
Setiap kali kau tertawa,
Setiap kali dahimu berkerut memikirkan dunia...
Semuanya.

Aku menyayangimu,
Sungguh.
Ketika tanpa sengaja tangan kita saling menyentuh,
Ketika kau mau dengarkan aku bercerita,
Ada detak yang semakin cepat mengetuk rongga dadaku,
Ada getar...
Tersamar.

Dan ada sakit.
Menyapa.
Membuat luka.
Setiap kali kau teteskan airmata...
Begitu mudah.
Hanya karena dengar aku bersuara.

Tenanglah, sayangku...
Jangan biarkan perpisahan menjadi duka,
Warnai harimu dengan airmata.
Karena ada tidaknya aku di dekatmu,
Aku selalu ada.
Tetap dengan rasa sayang yang sama...
Mungkin yang tahu hanya kita berdua...

2 Comments:

Blogger lennywarner98440457 said...

I really enjoyed your blog. This is a cool Website Check it out now by Clicking Here . I know that you will find this WebSite Very Interesting Every one wants a Free LapTop Computer!

9:33 PM  
Blogger andirwanirawanh said...

Bara kerinduan
mulai tersulut
saat hembusan prakata
kembali terdengar
mereka mengorek
tumpukan memori masa kecilku
akan cinta wanita bermata cerlang

Pagi itu
22 desember 2005
entah apa yang mengawali
sehingga keagungan sosok wanita itu dinobatkan
perih rasanya
sebab rangkaian mawar
yang kupersiapkan sedari belia
tak sempat kusemat
lantas engkau pergi

Seiring berlalunya waktu
alunan tembang usia
mengirimkan pelita semangat
bahwa Cinta tak dapat dinilai
dengan hadirnya sekuntum mawar
karena is akan gugur dan layu
akan tetapi rasakanlah wanginya
hirup dan simpan dalam hatimu
sehingga ia akan hadir
kapanpun engkau memanggilnya
kesegaran aromanya
tak akan berubah
layaknya aura Cinta
wanita bermata cerlang yang kupuja

5:48 PM  

Post a Comment

<< Home